Rabu, 21 Desember 2016


DESIGN PATTERN PADA SITUS-SITUS E-COMMERCE


Abstrak

 Menilai dari geografis Indonesia yang terdiri dari berbagai kepulauan dengan jumlah penduduk yang sangat besar, para pengembang situs e-commerce mengembangkan penjualan  dengan berbasis web sehingga untuk proses jual – beli tidak harus datang ke toko nya sehingga bisa menghemat waktu , dan biaya .  karena waktu merupakan elemen terpenting karena semakin cepat beroprasinya layanan situs online maka semakin cepat mencapai keuntugan . tapi beberapa factor pengembang situs online misalnya waktu pembuatan situs tanpa rancangan yang belum sempurna , hanya mengejar waktu pembuatan kapan selesainya,  akhirnya menghasilkan rancangan yang tidak optimal, dan sehingga konsumen beralih  mengunakan situs online yang menurut konsumen baik dari segi pencarian barang , dan menu yang mudah digunakan dan segi layanan juga.           

Diperlukan sebuah pendekatan yang mampu mengidentifikasi dengan tepat apa yang dibutuhkan oleh situs e-commerce untuk kemudian dibangun juga dengan cepat. Menurut Yakoub(2003) Metode software design pattern mampu menjawab hal tersebut. Design pattern yang spesifik teridentifikasi dalam web portal e-marketplace .

1.   Pendahuluan
E-Commerce adalah pembelian(buying), penjualan (selling) dan pemasaran (marketing) barang serta jasa melalui sistem eletronik. Seperti televisi, radio dan jaringan komputer ataupun Internet. E-commerce meliputi transfer dana secara eletronik, pertukaran dan pengumpulan data.(Buku Jony Wong). Dengan adanya Situs e-commerce konsumen  menghemat waktu , dan membeli barang produk luar negri  tanpa keluar negri,   kesimpulan dari itu bahwa waktu merupakan waktu yang  sangat penting, misalnya sebuah situs online semakin cepat dalam hal pelayanan situs online maka semakin cepat dari kepercayaan penggunaan situs online tersebut.
Diperlukan sebuah pendekatan untuk melakukan identifikasi dengan tepat untuk membangun situs online Menurut Yakoub (2003) metode software design pattern mampu menjawab hal tersebut.


Bentuk Situs Toko Online Sangat bervariasi ,  Business to Business (B2B) adalah sistem komunikasi bisnis on-line antar pelaku bisnis,. E-commerce penjual dan pembelinya adalah organisasi/perusahaan pada umumnya transaksi dilakukan oleh para trading partners yang sudah saling kenal dengan format data yang telah disepakati bersama. Business to Consumer (B2C) B2C dapat diartikan sebagai jenis perdagangan elektronik di mana ada sebuah perusahaan (business) yang melakukan penjualan langsung barang-barangnya kepada pembeli (consumer). Contoh perusahaan kelas dunia yang telah menerapkan B2C adalah Amazon.com E-commerce yang penjualnya adalah perusahaan, dan pembelinya adalah perorangan merupakan mekanisme toko on-line (electronic shopping mall), yaitu transaksi antara e-merchant dengan e-customer Dan sifatnya terbuka untuk publik, sehingga setiap individu dapat mengaksesnya melalui suatu web server.Consumer-to-Consumer(C2C): E-commerce dimana seorang menjual produk atau jasa ke orang lain, Merupakan sistem komunikasi dan transaksi bisnis antar konsumen untuk memenuhi kebutuhan tertentu pada saat tertentu. Contoh yang telah menerapkan C2C adalah  Consumer-To-Business(C2B): Merupakan perseorangan yang menjual produk atau jasa kepada suatu perusahaan/organisasi.Perseorangan yang mencari penjual, saling berinteraksi dan menyepakati suatu transaksi. Collaborative Commerce (C Commerce): Dalam C Commerce, partner bisnis saling bekerjasama secara elektronik.kerjasama ini biasanya terjadi sepanjang rantai produksi suatu barang atau jasa, misalnya produsen dengan distrbutornya.

Design Patern pada toko bagus dapat menyelesaikan  untuk Design Pattern adalah sebuah solusi untuk menyelesaikan masalah umum yang sering di temui dan dihadapi, yang membentuk sebuah pola (pattern) tertentu dalam membuat sebuah program. Pattern adalah bagaimana mendesain kelas dan bagaimana interaksi yang terjadi antar kelas tersebut sehingga kelas yang kita bangun bisa lebih elegan dan reusable..


2.      Software Design Pattern
                    Design pattern   adalah Design Pattern adalah sebuah solusi yang berulang-ulang untuk permasalahan yang dijumpai berulang kali didalam sebuah pengembangan aplikasi di dunia nyata (dofactory, 2009). Pendekatan ini akan membuat sebuah gambaran tentang sebuah kumpulan pola dalam kode program dan membuat kategorisasi dari hal tersebut. Kategorisasi tersebut menghasilkan sebuah nama Design Pattern. Selain itu, sebuah design pattern bisa dibentuk dari kesamaan fungsi dan kebutuhan sistem.
Pendekatan design pattern dipakai untuk mempercepat proses pengembangan perangkat lunak dan juga menghindarkan permasalahan dikemudian hari. “Design patterns capture many of the structures that result from refactoring” (Gamma et al. 1995, pp. 354), Design pattern mengurangi kemungkinan untuk melakukan aktifitas refactoring.

 2.1  Design Pattern dalam e-commerce E-marketplace
E-marketplace adalah model bisnis yang mana website yang bersangkutan tidak hanya membantu mempromosikan barang dagangan saja , tapi juga memfasilitasi transaksi uang secara online .
Pengamatan dari situs toko online pada toko bagus, Toko Bagus  salah satu situs penyedia layanan jual dan beli semua iklan yang ada disitus ini dibuat oleh penggunanya sendiri , baik yang menjual maupun mencari barang. Design pattern yang umum digunakan oleh e-marketplace juga terdapat dalam situs-situs web yang lain. Namun beberapa design pattern yang spesifik teridentifikasi dalam web portal e-marketplace sebagai berikut
1.      Extrafield
2.      Iklan Member
3.      Sortir Iklan
4.      Search Faceting
5.      Search Suggestion
6.      Keyword Suggestion
7.      Pop-Up Images
8.       Widget
 2.1.2  Analisa Content Tokobagus.com

Live Support   : fungsinya digunakan menjawab segala pertanyaan berkenaan dengan penggunaan situs tokobagus.com juga pertanyaan non teknis yang lain dan sebentar lagi juga akan diluncurkan sebuah forum khusus yang bisa menjadi rujukan pengguna disaat live Supprot sedang offline.

2.1   Pembahasan Design Pattern
  • Extrafield

Gambar 1.  Contoh Design Pattern Extrafield


Nama Design Pattern :  Extrafield
Definisinya  didetail iklan kategori misalnya  property  otomotif / sebuah halaman yang terdiri dari beberapa produk yang dijual berdasarkan gambar iklan misalnya gambar rumah : halaman yang berisi produk yang dijual berupa rumah.

Masalah yang diselsaikan :
Pengguna ingin mengetahui iklan apa dari sebuah Halaman berdasarkan kategori iklan  
Kapan mengunakan pattern ini ??
Digunakan untuk menampilkan informasi dari sebuah produk yang dijual berdasarkan ketegori.
Alasan pemakaian pattern ini :
 Tujuan Extrafield adalah memudahkan pengunjung situs , untuk memilih barang berdasarkan kategori
Iklan Member
Tujuan Design Pattern  ini sebagai Penambahan widget Iklan Lain dari member didetail  iklan

Sortir Iklan 

Tujuan Design Pattern ini sebagai Re-design fitur Sorting pada list iklan berdasarkan waktu pemasangan, judul dan harga.

Search Faceting Tujuan Design Pattern ini : Penambahan widget filterisasi hasil pencarian berdasarkan lokasi, harga, tipe iklan dll, sehingga user akan lebih mudah dalam mencari barang yang diinginkan

 Search Suggestion
 Tujuan Design Pattern : Sebegai Fitur yang memberikan saran keyword populer yang kemungkinan dimaksud oleh user saat menginput keyword di form search

  Keyword Suggestion
         Tujuan Design Pattern ini : Saat hasil pencarian tidak ditemukan, keyword pencarian terkait akan diberikan kepada user.
 Pop-Up Images
       Tujuan Design Pattern ini  : Menampilkan pop up mages yang lebih besar di list iklan saat mouse berada di thumbnail.
 Widget
        Tujuan Design Pattern ini  : Peningkatan pada navigasi situs yang menampilkan iklan-iklan yang didapat dari hasil pencarian tanpa perlu kembali ke jendela sebelumnya


Pembahasan Design Pattern pada Buka lapak .com
I.                
Fitur Push
Nama design Pattern : Fitur Push
Definisi design Pattern : senantiasa melakukan riset untuk terus menikatkan transaksi penjualan mengunakan payment system.
            Masalah yang diselesaikan :

 Barang yang berada dibagian awal memiliki peluang lebih dilihat dan lebih laku terjual dibandikan berada dibagian halaman akhir, pembeli memiliki kebiasaan widow shopping dimulai halaman paling depan hingga pada akhirnya menemukan barang yang diinginkan.

            Kapan menggunakan pattern ini?
Fitur Push digunakan  Bukalapak senantiasa melakukan riset untuk terus meningkatkan transaksi penjualan menggunakan payment system. Hal menarik ditemukan adalah barang yang berada di bagian halaman awal memiliki peluang lebih dilihat dan lebih laku terjual dibandingkan berada di bagian halaman akhir. Pembeli memiliki kebiasaan window shopping dimulai halaman paling depan hingga pada akhirnya menemukan barang yang diinginkan.

II.           Design Pattern Label Barang
               Nama design Pattern Label Barang
Definisi design Pattern :  mengklasifikasi jenis barang berdasarkan kategori yang sama .
            Masalah yang diselesaikan :
Memudahkan bagi seller yang memiliki jumlah produk yang cukup banyak dan beraneka ragam jenis.

            Kapan menggunakan pattern ini?
Calon buyer lebih mudah memilih barang yang sejenis pada lapak dengan mengklik nama label barang. Dengan memilih label barang maka akan di tampilkan daftar barang yang sudah di beri label para seller sesuai jenis dan kriteria tertentu.
III.           Cetak Alamat Pengiriman
Fitur ini dapat ditemukan di halaman transaksi. Penjual memilih transaksi yang akan dicetak alamat pengirimannya, kemudian klik cetak transaksi. Selesai dicetak, penjual menggunting satu per satu alamat pengirimannya kemudian ditempel pada paket yang akan dikirim. Terdapat informasi detail alamat pengiriman dan informasi nama penjual dengan nomor telepon
IV.            Feedback positif setiap transaksi sukses 
Penjual akan mendapatkan feedback positif secara otomatis dari sistem walaupun pembeli tidak memberikan feedback saat transaksi. 
V.             Prioritas di mesin pencarian 
Setiap halaman barang penjual telah melalui proses SEO (Search Engine Optimization) agar tampil lebih unggul di mesin pencarian seperti Google dan lainnya.
VI.          Perhitungan ongkos kirim otomatis 
Penjual tidak perlu repot menghitung ongkos kirim karena sistem akan otomatis menghitung ongkos kirim yang harus dibayar oleh pembeli.


VII.         Fitur Terbaru Di Bukalapak PUSH KEYWORD
Belum lama ini bukalapak meluncurkan fitur berbayar baru bernama PUSH KEYWORD, sebenarnya ini seperti sistem iklan berbayar yang meggunakan perhitungan biaya per klik atau PPC . Beda dari push biasa yang kemarin , push keyword merupakan push tertaget berdasarkan hasil pencarian dengan kata kunci tertentu. Jadi misal anda berjualan sepatu olahraga dan anda menggunakan fitur push keyword dengan kata kunci "sepatu lari " maka listing produk anda akan tampil di atas kolom promoted.

Dan setiap ada yang klik hasil pencarian itu maka anda akan dikenakan biaya sesuai dengan budget per click yang sudah di tentukan.
Untuk Budget per klik minimal 50 rupiah tidak harus kelipatan. dan sistemnya penawaran , yang budget kliknya paling tinggi maka akan tampil di slot promoted dengan jumlah maksimal 4 produk ( jika tidak tampil di slot itu berarti harga penawaran anda kurang tinggi ) , maksimal harga penawaran 10.000 rupiah.

VIII.   Keranjang Belanja
Fungsi Fitur Ini
Dan kini, fitur paling anyar yang sudah bisa dirasakan sejak beberapa hari terakhir adalah Fitur tersebut berguna untuk membeli banyak barang dari satu penjual, sehingga:
1. Ongkos kirim lebih murah karena penggabungan berat dari banyak barang;
2. Proses pemesanan barang lebih cepat. Bagi penjual, adanya Keranjang Belanja ini dapat meningkatkan penjualan karena pembeli
         semakin nyaman untuk memesan banyak barang.


 Kesimpulan

Bahwa design pattern sangat berguna untuk toko online manfaat seperti Design pattern adalah sebuah solusi yang berulang-ulang untuk permasalahan yang dijumpai berulang kali didalam sebuah pengembangan aplikasi di dunia nyata (dofactory, 2009).

Tujuan design pattern dipakai untuk mempercepat proses pengembangan perangkat lunak dan juga menghindarkan permasalahan dikemudian hari. “Design patterns capture many of the structures that result from refactoring” (Gamma et al. 1995, pp. 354), Design pattern mengurangi kemungkinan untuk melakukan aktifitas refactoring



Daftar pustaka